Berita Terkini

61

KPU Kota Malang Perkuat Sinkronisasi Data dalam Rakor PDPB Triwulan I 2026 di Jawa Timur

Surabaya, kota-malang.kpu.go.id  – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026 yang digelar di Aula KPU Provinsi Jawa Timur pada hari Rabu-Kamis, 4-5 Maret 2026. KPU Kota Malang yang terdiri dari Kadiv Rendatin, Kasubag Rendatin, serta Operator Sidalih hadir untuk memastikan kesiapan data pemilih khususnya di wilayah Kota Malang.   Acara dibuka dengan laporan dari Kepala Bagian Perencanaan, Data dan Informasi KPU Provinsi Jawa Timur, Nurita Paramita . Dalam penyampaiannya, Nurita menyoroti tantangan besar berupa penerimaan data DP4 dalam jumlah signifikan. Ia juga menegaskan komitmen untuk menindaklanjuti saran perbaikan dari Bawaslu pada Pleno PDPB Semester 2 Tahun 2025 lalu. "Kami akan menuntaskan PDPB Triwulan I ini dengan serius sebelum memasuki tahapan rekapitulasi," ujarnya.   Anggota KPU Provinsi Jawa Timur, Miftahur Rozaq, secara resmi membuka kegiatan ini. Beliau menekankan bahwa PDPB adalah kewajiban konstitusional yang harus dilaksanakan maksimal di tingkat Kabupaten/Kota hingga Provinsi. Berdasarkan Surat KPU RI No. 228 Tahun 2026, pelaksanaan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Terbatas kali ini memiliki durasi waktu yang sangat singkat. "Dibutuhkan manajemen waktu yang tepat agar semua masukan, termasuk dari Bawaslu, dapat terakomodasi dengan baik," tegas Rozaq.   Sesi pengarahan dipandu oleh Insan Qoriawan selaku Ketua Divisi Data dan Informasi KPU Jawa Timur dengan mempersilakan Anggota KPU Provinsi Jawa Timur Eka Wisnu Wardana untuk menyampaikan arahannya. Pada kesempatan tersebut, Eka Wisnu Wardana mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan moralitas, terutama saat berinteraksi dengan pihak eksternal. Beliau berharap seluruh Satker menjaga kondusivitas wilayah guna menghindari kendala di lapangan, sembari menjanjikan supervisi melekat dari KPU Provinsi Jawa Timur.   Menutup rangkaian pengarahan, Sekretaris KPU Provinsi Jawa Timur, Nanik Karsini, memaparkan sinkronisasi agenda kegiatan tahun 2026 agar selaras dengan DIPA anggaran masing-masing Satker. Rakor ini menjadi pijakan krusial bagi KPU Kota Malang dalam mewujudkan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan transparan di awal tahun 2026.


Selengkapnya
88

Dari 108 Data Kematian Hanya 1 Data Yang Terbukti Meninggal Dunia.

Malang, kota-malang.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang menghadiri Forum Konsultasi Publik (FKP) yang diselenggarakan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang pada Selasa (24/2/2026). Bertempat di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Malang, forum ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan pelayanan administrasi kependudukan (Adminduk) dengan kebutuhan masyarakat dan instansi vertikal. Acara dibuka langsung oleh Kepala Dispendukcapil Kota Malang, Ir. Dahliana Lusi Ratnasari, MM. Beliau mengungkapkan, FKP merupakan instrumen strategis untuk menyerap aspirasi sekaligus mengevaluasi efektivitas layanan. Menurutnya, tantangan terbesar saat ini adalah memastikan setiap inovasi yang diciptakan benar-benar tersampaikan dan dipahami oleh masyarakat luas. ”Sebetulnya banyak hal (inovasi) yang sudah kami lakukan, namun komunikasinya perlu kita intensifkan lagi. Kami butuh kerja sama lintas sektor agar layanan kependudukan ini semakin dipahami dan dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Dahliana Lusi dalam sambutannya. Salah satu lompatan besar yang tengah disiapkan adalah penyempurnaan aplikasi layanan kependudukan yang nantinya dapat diunduh melalui Play Store dan ditargetkan di Bulan April bersamaan dengan Ulang Tahun Kota Malang. Langkah ini diambil untuk memastikan pengurusan dokumen, mulai dari akta kelahiran hingga administrasi lainnya, dapat dilakukan semudah mengoperasikan ponsel pintar. Dalam pemaparannya, beliau membahas beberapa isu strategis, antara lain percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), pentingnya pelaporan Akta Kematian, serta sosialisasi berbagai inovasi layanan digital seperti aplikasi SIAPEL, Lapor Pak, dan Malang Mbois. Di sela-sela pemaparannya, Ir. Dahliana Lusi Ratnasari memberikan peringatan keras terkait maraknya penipuan via telepon yang mengatasnamakan petugas Dispendukcapil Kota Malang. Beliau menegaskan bahwa Dispendukcapil tidak pernah melakukan panggilan telepon untuk meminta data kependudukan pribadi warga secara langsung. Masyarakat diminta untuk selalu waspada dan melakukan verifikasi melalui kanal resmi jika menerima panggilan mencurigakan. Dahliana juga menyampaikan, bahwa akurasi data kependudukan bermanfaat dalam berbagai lini kehidupan masyarakat. Mulai dari kelahiran, perkawinan, kematian, layanan kesehatan hingga kegiatan politik seperti Pemilu maupun Pilkada. Oleh karena itu, FKP ini mengundang para pemangku kepentingan terkait agar bisa saling koordinasi dan memberikan masukan bagi Dispendukcapil demi meningkatkan pelayanan. Harapannya, pelayanan yang semakin baik juga akan meningkatkan inisiatif masyarakat untuk memutakhirkan data jika terjadi perubahan peristiwa kependudukan sehingga data penduduk juga semakin akurat. Menanggapi akan pentingnya kerjasama lintas sektor, Anggota KPU Kota Malang, Nur El Fathi, turut berbagi pengalaman terkait tantangan data di lapangan. Beliau mengungkapkan bahwa KPU Kota Malang sempat menemukan kejanggalan data kematian yang bersumber dari data BPJS Kesehatan yang diterima dari KPU Republik Indonesia. "Setelah dilakukan COKTAS (Coklit Terbatas), ditemukan bahwa dari 108 data kematian, sebanyak 13 data tidak ditemukan karena alamat yang tidak sesuai atau yang bersangkutan sudah pindah domisili dan hanya 1 data yang benar-benar terbukti meninggal dunia, sedangkan sisanya sebanyak 94 orang terbukti masih hidup" ujar Fathi. Hal ini menunjukkan betapa krusialnya verifikasi lapangan dan sinergi data antara lembaga seperti Dispendukcapil, KPU, BPJS Kesehatan serta instansi terkait lainnya, termasuk TNI-Polri untuk memastikan keakuratan data pemilih. Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data Dispendukcapil Kota Malang M. Wahyu Hidayat, S.Kom, M.M menambahkan, “Kami juga berterimakasih kepada KPU yang turut membantu kami dalam meningkatkan akurasi data penduduk. Misalnya saat Pemilu 2024 lalu, hasil Coklit Pantarlih berhasil mengidentifikasi 79 data penduduk meninggal yang belum ada akta kematiannya. Dengan bukti tertulis yang diketahui oleh RT/RW atau perangkat kelurahan setempat, kami menonaktifkan NIK penduduk meninggal tersebut.” Sebagai penutup rangkaian acara, dilakukan prosesi penandatanganan dokumen antara Dispendukcapil Kota Malang dengan beberapa stakeholder utama, termasuk di antaranya KPU Kota Malang. Penandatanganan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus komitmen bersama untuk memperkuat integrasi data kependudukan demi menyukseskan program-program pelayanan publik dan kepemiluan di masa mendatang. Kehadiran KPU Kota Malang dalam forum ini menegaskan pentingnya akurasi data Adminduk sebagai pondasi utama pemutakhiran data pemilih yang berkelanjutan guna demokrasi yang lebih berkualitas.


Selengkapnya
112

KPU Kota Malang Ikuti Penandatanganan PKS dan Pembukaan Latsar CPNS KPU Jatim Tahun 2026

Malang, kota-malang.kpu.go.id — KPU Kota Malang mengikuti secara daring kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dan Pembukaan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) KPU Provinsi Jawa Timur Tahun 2026. Kegiatan ini menandai dimulainya proses pembentukan aparatur sipil negara yang profesional, berintegritas, dan siap menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat. Kepala Balai Diklat Keagamaan (BDK) Surabaya, Dr. H. Muchammad Toha, S.Ag., M.S.I., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada BDK Surabaya sebagai tempat pelaksanaan Latsar CPNS. Dalam sambutannya, Eka Wisnu Wardhana, Divisi Sumber Daya Manusia dan Penelitian dan Pengembangan KPU Provinsi Jawa Timur, menyampaikan harapan agar para CPNS senantiasa menjaga semangat, integritas, serta memegang teguh kode etik dan perilaku sebagai penyelenggara pemilu. Ia menekankan bahwa Latsar merupakan awal perjalanan pengabdian, ibarat sebuah buku kosong yang harus diisi dengan nilai-nilai kebaikan, kedisiplinan, dan kreativitas. Selain itu, Eka Wisnu Wardhana juga berharap agar para CPNS yang mengikuti pelatihan ini dapat berkembang menjadi ASN yang handal, siap bekerja secara profesional, dan langsung tancap gas dalam menjalankan tugas setelah resmi menjadi PNS. Sementara itu, Kepala Pusbangkom MKMB, Hj. Musyarofah Amin, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin antara KPU Provinsi Jawa Timur dan BDK Surabaya. Ia berharap seluruh peserta Latsar dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, lulus 100 persen, serta tumbuh menjadi generasi emas ASN di masa depan. KPU Kota Malang mendukung penuh pelaksanaan Latsar CPNS ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan ASN KPU yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan kepada masyarakat.


Selengkapnya
113

PERKUAT AKURASI DATA PEMILIH, KPU KOTA MALANG LAKSANAKAN RAPAT KOORDINASI PDPB TRIWULAN I TAHUN 2026 DENGAN BAWASLU KOTA MALANG

Malang, kota-malang.kpu.go.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang melaksanakan Rapat Koordinasi bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Malang terkait Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan I Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 3 Februari 2026, bertempat di Ruang Rapat KPU Kota Malang. Rapat koordinasi ini merupakan upaya penguatan sinergi dan koordinasi antar-lembaga dalam menjaga akurasi serta validitas data pemilih secara berkelanjutan. Mengawali kegiatan, Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Kota Malang, M. Hasbi Ash Shiddiqy, menyampaikan tujuan kehadiran Bawaslu Kota Malang, khususnya untuk melakukan koordinasi terkait permasalahan data pemilih serta rencana pelaksanaan uji petik melalui kerja sama dengan sejumlah lembaga terkait. Dalam paparannya, Hasbi menjelaskan bahwa uji petik pada tahun 2026 akan difokuskan pada data hasil koordinasi antara Bawaslu dan KPU, terutama terkait pemilih baru serta pemilih yang Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Uji petik tersebut direncanakan akan dilaksanakan langsung ke lapangan dengan target sepuluh pemilih setiap minggunya. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kota Malang, Nur El Fathi, yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Bawaslu Kota Malang dalam rangka koordinasi di awal tahun 2026. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antar-lembaga guna menjaga dan meningkatkan kualitas data pemilih. Melalui rapat koordinasi ini, KPU Kota Malang dan Bawaslu Kota Malang berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi demi mewujudkan data pemilih yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. #kpukotamalang #kpumelayani


Selengkapnya
136

KPU Kota Malang Audiensi dan Serahkan Buku Dinamika Pilkada Kota Malang 2024 kepada Harian Surya, JTV, dan Radar Malang

Malang, kota-malang.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang melaksanakan audiensi sekaligus penyerahan buku “Dinamika Pilkada Kota Malang 2024” kepada tiga media, yakni Harian Surya, JTV, dan Radar Malang. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis untuk membahas berbagai isu terhangat kepemiluan, dinamika Pilkada, serta core bisnis media dalam mendukung penyebaran informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Ketua KPU Kota Malang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Harian Surya, JTV, dan Radar Malang atas kerja sama yang telah terjalin selama Pemilu dan Pilkada 2024. Sebagai media partner, ketiganya dinilai berperan aktif dalam membantu penyebaran informasi kepemiluan sekaligus menangkal berita hoaks yang berpotensi menyesatkan publik. Melalui audiensi ini, KPU Kota Malang berharap sinergi dengan media dapat terus diperkuat, tidak hanya dalam tahapan pemilu, tetapi juga dalam upaya berkelanjutan membangun literasi demokrasi, menjaga kepercayaan publik, serta mewujudkan ekosistem informasi yang sehat dan bertanggung jawab.


Selengkapnya
127

Penguatan Akuntabilitas Kinerja Menuju KPU yang Profesional dan Terukur

KOTA MALANG, kota-malang.kpu.go.id - KPU Kota Malang mengikuti Forum Diskusi Terpumpun (FDT) Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) KPU Tahun 2025 serta Penyusunan Cascading Kinerja dan Indikator Kinerja Utama (IKU) KPU Tahun 2025–2029 yang diselenggarakan secara daring oleh KPU RI, Selasa (27/01/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk: ✅ menyelaraskan perencanaan dan pengukuran kinerja KPU di semua tingkatan dengan Rencana Strategis KPU 2025–2029, ✅ memperkuat sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, ✅ memastikan penyusunan LKjIP yang terukur, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan, serta ✅ mewujudkan cascading kinerja dan IKU yang selaras dengan arah pembangunan nasional. Melalui forum ini, KPU Kota Malang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan, pelaporan, dan evaluasi kinerja sebagai bagian dari upaya menghadirkan penyelenggaraan pemilu yang profesional, transparan, dan berintegritas.


Selengkapnya