Berita Terkini

114

Promoting Reading Habits and Creating Literate Society.International Refereed Research

Hai #temanpemilih ... Kebanyakan orang (mungkin kita juga termasuk didalamnya) merasa sudah cukup terliterasi. Kita bisa membaca, menulis, dan mengakses berbagai media. Melalui caption di foto dan video yang kita buat, kita menyampaikan pesan dan mengunggah itu semua ke berbagai media sosial. Kita tahu bagaimana mengexpose diri kita di media, tahu bagaimana menyerap informasi dari media, dan tahu bagaimana memanfaatkan media. Apakah itu semua membuat kita sudah terliterasi? Jawabnya IYA. Namun dalam skala/level tertentu. Karena pada kenyataannya masih banyak individu yang percaya pada hoax, terpancing oleh click bait, dan memberikan judgement tanpa menyelidiki lebih jauh kebenaran/keaslian sebuah informasi.  Di era teknologi informasi saat ini kita pasti sudah tidak asing dengan AI (Artificial Inteligent), sebuah teknologi kecerdasan buatan yang dapat mempermudah kehidupan manusia. Meskipun AI banyak memberi manfaat, namun tidak bisa dipungkiri ada ancaman yang menyertai penggunaannya. Dampak ketergantungan pada AI salah satunya adalah berkurangnya daya nalar seseorang dalam mencari informasi secara mandiri dan memahami konsep secara mendalam. Hal ini dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan informasi yang salah, dan individu-individu yang “kurang literasi” terjebak dalam kesesatan informasi tersebut. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Literasi secara sederhana diartikan sebagai kemampuan menulis dan membaca. Namun membaca itu sendiri melibatkan proses berfikir, mengevaluasi, menilai, membayangkan, menalar, dan memecahkan masalah (K.K. Palani). Sehingga Ketika kita masuk dalam jebakan informasi yang salah, membuat penilaian atau Keputusan berdasarkan informasi yang salah tanpa terlebih dahulu melakukan penalaran dan mencari informasi pembanding dari sumber lain yang dapat dipercaya, maka dapat dikatakan bahwa kita belum sepenuhnya terliterasi. Oleh karena itu #temanpemilih KPU Kota Malang yuk kita tingkatkan lagi literasi kita… cara yang paling mudah adalah dengan memastikan informasi yang kita dapat berasal dari sumber atau akun yang resmi, tidak menyebarkan informasi yang belum jelas sumbernya, dan lebih kritis serta bijak dalam memaknai informasi yang beredar di sekitar kita. Sumber :  https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/literasi diakses pada 21 Agustus 2025 Palani, K.K.(2012).Promoting Reading Habits and Creating Literate Society.International Refereed Research Journal.diakses pada 21 Agustus 2025 dari www.researchersworld.com #kpumelayani #kpukotamalang #literasi


Selengkapnya
94

Audiensi dan Silaturahmi dengan Kepolisian Resor (Polres) Kota Malang

KOTA MALANG, kota-malang.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Kota Malang melaksanakan Audiensi dan Silaturahmi dengan Kepolisian Resor (Polres) Kota Malang  guna mempererat hubungan kelembagaan serta melakukan evaluasi pasca pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 pada Selasa (05/08/2025). Audiensi digelar dalam suasana hangat dan penuh sinergi antara kedua lembaga. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bersama atas peran dan koordinasi yang telah terjalin selama tahapan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024, khususnya terkait aspek pengamanan dan stabilitas wilayah. Ketua KPU Kota Malang, Muhammad Toyib, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Polres Malang Kota dalam menciptakan kondisi yang kondusif selama penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan proses demokrasi tidak terlepas dari dukungan keamanan yang maksimal dari pihak kepolisian. Audiensi ini turut dihadiri oleh jajaran Anggota KPU Kota Malang dan Sekretariat KPU Kota Malang. Kehadiran para Komisioner dan unsur Sekretariat ini mencerminkan kuatnya komitmen kelembagaan dalam membangun sinergi lintas sektor demi penguatan kualitas demokrasi lokal. Sementara itu, Kapolres Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono, SH, SIK, MSi., menyambut baik kunjungan jajaran KPU Kota Malang. Beliau menegaskan komitmen Polres Malang Kota untuk terus bersinergi dan mendukung penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan di masa mendatang, termasuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh tahapan Pemilu dan Pemilihan. Melalui audiensi ini, kedua institusi sepakat untuk terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi guna menyukseskan Pemilu dan Pemilihan yang akan datang. Sinergi antara penyelenggara Pemilu dan Aparat Keamanan dinilai menjadi fondasi utama dalam menjaga kualitas demokrasi dan kepercayaan publik terhadap proses pemilihan di Kota Malang. #kpumelayani #kpukotamalang


Selengkapnya